cari salon utk rias adat jawa disby 2017 (Order Melalui Whatsap/SMS) 0812-1568-9440

Banyak orang tidak mengetahui arti dari Makeup Artist. Menurut bahasa arti dari kata “artist” diambil dari kata art atau seni, jadi maksud dari makeup artist ataubiasa disingkat MUA yaitu seorang pekerja seni yang mempunyai skill tata rias wajah tingkat tinggi dan betul-betul pandai dalam urusan mempercantik wajah.
Rahma Jasa Makeup Artist Panggilan di Solo Bagus dan Murah
Rahma merupakan salah satu brand ternama makeup artist yang terletak di Solo. Menekuni pekerjaan sebagai MUA semenjak 15 tahun lamanya, dan telah mempunya akta legal
sebagai perias professional sehingga menjadikan Rahma semakin mumpuni dalam hal riasan wajah.
Berikut ini portofolio Makeup Artist by Rahma :






Wanita dengan umur 27 tahun ini aktif dalam urusan makeup panggilan di Solo dan sekitarnya malahan diundang sampai luar pulau Jawa. Meskipun sudah melanglang buana merias para istri-istri pejabat, Rahma tak mematok harga yang tinggi.
Rahma MUA tak cuma membidik kalangan tertentu, selama ini klien nya betul-betul berjenis-ragam, mulai dari mahasiswa hingga kalangan orang penting di Kota Solo. cari salon utk rias adat jawa disby 2017 (Order Lewat Whatsap/SMS) 0812-1568-9440
Layanan Jasa Makeup Artist Rahma Meliputi:
>> Makeup Artist Professional
>> Makeup Wedding Adat (Sunda, Jawa paes, Batak, Bugis, Padang)
>> Makeup Wedding International
>> Makeup Akad Nikah
>> Makeup Wisuda(graduation)
>> Makeup Pesta(party)xcv
>> Makeup Modeling
>> Makeup Engagement(tunangan)
>> Hair Style & Jilbab Do(kerudung)
>> Salon & Beauty Treatment(online)
>> Etc
Selain harga yang ditawarkan juga cukup berteman, hasil yang kami tawarkan inshaAllah layak harapan malah melebihi ekspektasi diluar dugaan para konsumen. Karena makeup yang kami berikan terhadap costumer hanyalah brand makeup ternama yang sudah tak diragukan lagi akibatnya setelah di aplikasikan, sehingga wajah akan nampak menawan elegant dan pastinya lebih anggun dilihat.
Satu kesatuan yang tidak mungkin bisa dipisahkan antara makeup dan hair do / hijab do, bagi Anda calon konsumen tak perlu cemas akan penampilan dibagian kepala,karena Rahma MUA juga jago dalam urusun mengkreasikan rambut dan kerudung jilbab.Konsultasikan makeup keinginanmu dengan metode menghubungi Rahma MUA:
Booking Makeup Artist by Rahma
Phone & WhatsApp : 0812-1568-9440
# cari salon utk rias adat jawa disby 2017
Setiap tempat memiliki ciri khas busana, tata rias, dan tata rambut yang berjenis-jenis ragam , semuanya terlihat cantik walaupun berbeda dengan karakteristik nya masing masing. Seperti daerah Yogyakarta dan Solo PENGANTIN WANITA nya memakai tata rias yang disebut PAES, ialah tata rias yang terdapat pada dahi pengantin Jawa, yang berbentuk lengkungan disebut CENGKORONGAN, berbentuk setengah bulatan telur untuk pengantin Solo dan berbentuk daun sirih untuk pengantin Yogyakarta, berwarna hitam atau kehijauan yang berasal dari PIDIH yang di oleskan pada cengkorongan hal yang demikian, dengan menggunakan alat yang disebut WELAT. Walaupun kedua nya tampak mirip melainkan ada pula perbedaan yang menonjol jelas, menurut sejarah kemiripan itu bukan suatu kebetulan, dahulu sebelum perjanjian GIYANTI ditandatangani Yogyakarta dan Solo adalah satu kerajaan, sampai perjanjian Giyanti memecah kerajaan tersebut menjadi dua komponen adalah : Kesultanan Hamengkubuwono di Yogyakarta dan Kasunannan Surakarta di Solo. Dari perpecahan hal yang demikian berpengaruh pula pada tatanan adat istiadat nya, salah satunya ialah adat pernikahan dan tata rias pengantinnya, meski terdapat kesamaan namun nama dan makna nya berbeda.
PAKEM YOGYAKARTA
Dalam pernikahan adat Yogyakarta terdapat beberapa macam tata rias seperti : YOGYA PAES AGENG , PAES AGENG KANIGARAN, PAES AGENG JANGAN MENIR DAN YOGYA PUTRI, persamaannya yaitu pada paesnya , bentuk cengkorongan untuk pengantin Yogyakarta yaitu : PENUNGGUL ( berbentuk MUCUK SEDAH atau pucuk daun sirih ), PENGAPIT (berbentuk NGUDUP KANTIL atau kuncup daun kantil ), PENITIS ( berbentuk MUCUK SEDAH ) DAN GODEG ( berbentuk PANGOT), pidih yang dipakai berwarna hitam, sedangkan perbedaan pada paesnya ialah pada pengantin Yogya paes ageng memakai PRODO ( garis emas yang mencontoh garis paes ) dan ALIS MENJANGAN, pengantin Yogya putri tak menggunakan prodo dan alis menjangan. Hiasan kepala mengaplikasikan sanggul BOKOR dengan GAJAH NGOLIG yang menjuntai di belakang sanggul bokor dihiasi CUNDUK MENTUL ( kembang goyang ) berjumlah lima sebagai simbol dari lima rukun islam, sepasang CENTUNG, menerapkan SUMPING, subang ROMYOK dan, memakai kalung susun tiga yang mengandung arti tiga fase yang dilalui tiap-tiap manusia ialah : lahir, menikah dan meninggal. Dan mengaplikasikan KELAT BAHU.
PAKEM SOLO
Dalam pernikahan adat Solo terdapat sebagian jenis tata rias yaitu : SOLO PUTRI, SOLO BASAHAN, SOLO BASAHAN KEPRABON,persamaannya pada paesnya,wujud cengkorongan untuk pengantin Solo adalah : GAJAHAN ( berbentuk separuh bulatan telur bebek), PENGAPIT ( bebentuk NGUDUP KANTIL atau kuncup bunga kantil ), PENITIS ( berbentuk separuh bulatan telor ayam ), GODEG ( berbentuk NGUDUP TURI atau kuncup bunga turi ), pidih yang dipakai berwarna kehijauan .Perbedaannya pada hiasan kepala ,pengantin Solo mengaplikasikan sanggul BANGUN TULAK atau NGUPU ( kerena mirip kupu kupu ),Hiasan kepala untuk pengantin Solo putri merupakan CUNDUK SISIR atau CENTUNG, CUNDUK MENTUL , CUNDUK JUNGKAT, BOROKAN, BROS GELUNG DAN TANJUNGAN, cunduk mentul untuk solo putri berjumlah 9, mempunyai makna jumlah wali songo, walaupun pada pengantin Solo Basahan cunduk mentulnya berbentuk hewan dan bunga ( gajah, burung, kupu kupu, bunga dan satu kupu kupu besar ) layak dengan motif kain yang digunakannya, kalung yang dipakai tak bersusun tiga namun satu yang bermakna ketuhanan yang manunggal atau esa.
Meski PENGANTIN PRIA nya memakai SUNTINGAN ( di alat pendengaran ), KULUK ( semacam topi panjang ) dengan dihiasi garis garis emas yang disebut TARAK , perhiasan di atas kuluk disebut NYAMAT, untuk Paes ageng dan solo basahan .
Tetapi dengan perkembangan jaman banyak baju pengantin yang di modifikasi , melainkan PAKEM dari pengantin tradisional tetap dipertahankan. # cari salon utk rias adat jawa disby 2017
Sedangkan Terlihat Mirip, Pernikahan Jawa Walaupun Solo dan Jogja Berbeda Lho! Cek Dahulu di Sini
Hey kau yang orang jawa! Dapat jadi beberapa dari kamu berharap menikah dengan upacara tradisional yang khas Jawa banget. Lazim lah, orang Jawa itu kulturnya masih kental sekali. Nggak salah jikalau impian pernikahanmu meliputi bermacam-macam ritual seperti acara siraman, midodareni, dan seserahan.
Namun, coba deh kau tanya dirimu sendiri, kamu keturunan Jawa mana? Karena, baju adat pernikahan Jawa itu banyak sekali lho ragamnya. Apabila kau keturunan orang Jawa Tengah atau Yogyakarta, beruntunglah kamu! Hari ini Hipwee Wedding ingin ngasih tahu kamu perihal busana-busana pernikahan adat Solo dan Yogyakarta! Mulai dari pernikahan a la Solo basahan, Jogja Putri, hingga Jogja Paes Ageng. Semoga atikel kali ini bisa menjadi acuan atau ide untuk pernikahan adat Jawamu mendatang! Cek yuk!
Riasan khas Solo Putri yang cantik nan terkenal hingga segala bagian Jawa Tengah!
Meski Solo dan Jawa Tengah memiliki tiga jenis riasan dan pakaian adat pernikahan. Yang pertama ialah riasan Solo Putri di mana riasan ini merupakan yang tak jarang dipakai oleh warga Solo dan malah Jawa Tengah. Riasan Solo Putri memiliki ciri khas tertentu yang antara lain yakni paes hitam pekat dan juga cundhuk metul yang berjumlah 7 atau 9 untuk menandakan pertolongan dari yang kuasa. Tujuh yang dalam bahasa Jawa adalah “pitu” bisa juga diartikan pitulungan atau pertolongan! Selain sembilan melambangkan jumlah wali songo!
Meski itu, riasan Solo Putri juga disertai cundhuk sisir dan juga ronce melati tibo dodo atau untaian bunga melati yang terjuntai sampai ke komponen dada wanita. Kondenya sendiri ialah konde bokor tengkurep yang kemudian ditutupi dengan racik melati miji timun atau rajutan daun pandan dan melati!
Untuk pengantin Solo Putri, pakaian yang dikenakan lazimnya merupakan kebaya, bagus modern maupun yang beludru. Selain yang pria mengenakan pakaian beskap dan blangkon!
Berserah diri pada sang Kuasa dengan riasan pernikahan Solo Basahan
Walaupun Solo Putri, warga Jawa Tengah juga mempunyai budaya riasan pernikahan yang disebut dengan Solo Basahan. Pakaian yang satu ini memiliki makna berserah diri pada sang kuasa mengenai masa depan pernikahan. Untuk pakaian yang satu ini, riasan wajah pengantin wanita yakni sama, yang membedakan adalah pakaiannya.
Dibandingkan solo basahan bagi si wanita ialah kemben yang terbuat dari kain dodot, kain menawan dengan corak binatang yang disertai prada emas. Kain hal yang demikian kemudian digabungkan dengan selendang cinde dan jarik yang warnanya diciptakan seharmonis mungkin dengan kain dodotnya!
Si pengantin laki-laki sendiri bajunya cukup sederhana, ialah menerapkan kemben dodot, stagen, dan jarik. Pakaian dengan blangkon, si pengantin pria menerapkan kuluk mathak atau topi yang memanjang ke atas seperti foto di atas!
Solo Basahan Keprabon untuk baju pernikahan bak raja-raja Kraton Surakarta!
Dibandingi adat Solo Basahan Keprabon pada dasarnya mirip dengan baju Solo Basahan. Keduanya sama-sama memakai pakaian kemben dari kain dodot. Riasannya malahan sama, dengan paes Solo Putri yang menawan. Bedanya, baju Solo Basahan Keprabon memadukan antara kemben kain dodot dengan baju beludru sehingga tampak lebih megah. Pegantin pria akan menggunakan pakaian beskap yang dulunya cuma boleh diterapkan oleh para bangsawan kraton, begitu juga dengan pengantin wanita.
Kecantikan pernikahan kasultanan Ngayogyakarta dengan baju pernikahan a la Jogja Putri
Riasan Jogja putri memiliki beberapa perbedaan dari Solo putri. Pertama, cundhuk mentul yang diterapkan hanyalah berjumlah tiga atau lima yang melambangkan skor-poin trimurti. Cundhuknya bahkan digunakan terbalik dengan komponen depan menghadap ke belakang. Baju tersebut adalah simbolisasi bahwa wanita mesti menonjol menawan dari depan maupun belakang. Alih-alih mengaplikasikan hiasan ronce melati, riasan Jogja putri hanya menggunakan bunga yang diselipkan pada bagian samping bawah konde. Padahal itu, paesnya juga cukup berbeda sebab komponen gajahannya yang lebih meruncing. Apa itu gajahan? lho, yang di bagian tengah.
Untuk baju, Jogja putri mempunyai kesamaan dengan Solo Putri, merupakan menggunakan kebaya bagus modern bordir ataupun beludru!
Tampil anggun dan tradisionil dengan pakaian pernikahan Jogja, paes ageng jangan menir
paes ageng jangan menir tak menggunakan konde di komponen depan
paes ageng jangan menir tidak memakai konde di bagian depan
Diperbandingkan pernikahan ageng Jogja yang bernama Paes Ageng Jangan Menir tadinya cuma boleh digunakan oleh putra-putri Sultan Hamengkubuwono padahal sekarang seluruh orang boleh mengaplikasikannya. Untuk riasan wajah, si pengantin putri tidak menggunakan sanggul sunggar di komponen depan rambut. Paesnya sendiri ditambahkan dengan prada warna emas yang membuat hiasan terasa lebih megah khas kerajaan kraton. Riasan juga dipercantik dengan alis menjangan atau alis yang bercabang yang melambangkan sifat jenius, cerdas, dan anggun seorang wanita layaknya seekor menjangan atau rusa.
paes yang dihias dengan prada emas
paes yang dihias dengan prada emas via
Paes ageng jangan menir juga disertai baju benggen beludru yang megah yang dihiasi dengan sebagian variasi aksesoris. Hiasannya antara lain ialah kalung sungsun atau kalung yang berbentuk bulan sabit.
Tampil cantik dan mengagumkan dengan pakaian pernikahan adat Jogja, Paes Ageng Basahan
halnya Paes Ageng Jangan Menir, riasan wajah Paes Ageng Basahan disertai dengan tiga hingga lima cundhuk mentul, prada, dan juga alis menjangan. Perbedaan ada pada baju yang mana kedua pengantin mengaplikasikan kain dodot sebagai kemben dan juga kain cinde merah sebagai bawahan. Aksesoris yang umum dipakai adalah kalung sungsun dan juga kelat bahu. Kelat bahu sendiri yakni sebuah hiasan berbentuk naga yang disematkan pada bahu wanita. Hiasan tersebut melambangkan energi yang wajib dimiliki oleh seorang wanita setelah menikah!
Layaknya putra-putri bangsawan kraton jaman dulu, gunakan baju adat Jogja, Paes Ageng Kanigaran
Paes Ageng Kanigaran dari Jogja pada dasarnya yakni sama dengan paes ageng basahan, hanya saja kemben ditutupi dengan baju beskap beludru. Beskap beludrunya bahkan dihiasi dengan benang-benang berwarna emas untuk memberi kesan bangsawan.
Nah, itulah tadi bermacam-macam-ragam macam pakaian pernikahan adat Jawa, lebih-lebih adat Jawa Solo dan Jogjakarta. Untuk kalian yang masih mencari-cari variasi baju adat untuk pernikahan adat Jawa kalian, pasti sekarang udah nggak kebingungan lagi dong? kamu malah dapat tampil menawan cocok dengan adatmu! #cari salon utk rias adat jawa disby 2017
Tidak ada komentar:
Posting Komentar